AROMA KEMBANG PUTIHKU DI TENGAH KESUNYIAN MALAM
AROMA KEMBANG PUTIHKU DI TENGAH KESUNYIAN MALAM
Akh...Kembang putihku,
si cantik yang mekar di kegelapan malam
Mataku terpana dengan keindahanmu,
Perlahan-lahan kuhitung helaimu dalam pesonamu yang membiusku
Pelan tetapi pasti, kuncup mungilmu mulai bermekaran,
sungguh indah dan menakjubkan,
harum aromamu menyebar ke setiap sudut dinding rumahku.
Akh...kembang putihku yang mekar dalam kegelapan malam, harum semerbakmu menembus sukmaku,
karya Tuhan yang sempurna, terlukis sempurna dalam lekukan tangkaimu yang panjang, dalam kelopakmu yang tertata rapi, dalam kuncup mungilmu yang mulai bermekaran dan dalam mahkotamu yang indah,
Putih warnamu melambangkan kesucian dan ketulusan hati,
Akh...Kembang putihku yang cantik,
aku jatuh cinta kepadamu,
di sini mataku enggan terpejam,
di sini hanya ada kau dan aku ditemani ribuan bintang dan cahaya rembulan,
kumengagumimu dalam diamku dan kau menyapaku dalam keindahanmu
Duhai kembang putihku yang cantik di tengah kesunyian malam,
rengkuhlah aku dalam kelopak malammu, ajaklah aku dalam relung untai mahkotamu,
meski malam kian larut, memisahkan rindu dalam diam, aku masih di sini mengagumi keindahanmu tanpa ingin menepi,
Terima kasih kembang putihku......
(Goresan malam di pojok rumahku saat mekar perdana bunga Kusuma Wijaya/Sri Rezeki di rumahku).







